Tampilkan postingan dengan label paku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label paku. Tampilkan semua postingan

Kamis, 28 November 2013

Paku dan Jarum Keluar dari Betis Safirah Aneh tapi nyata

Di dalam betis seorang bocah berusia 3 tahun didapati ada paku, jarum dan batang aluminium. Peristiwa ganjil ini menimpa Safirah yang tinggal di Jalan Reformasi, Kelurahan Tiro Sompe, Kecamatan Bacukiki Barat, Parepare, Sulawesi Selatan.




Puluhan logam yang berbentuk mirip paku berhasil diangkat oleh tim dokter RSUD Andi Makkasau, Pare-pare. "Kemarin tim dokter berhasil mengangkat sebanyak 26 logam dari betis Safirah," kata Direktur RSUD Pare-pare dr Jamal, yang dihubungi VIVAnews dari Makassar, Rabu, 2 November 2011.
Dokter Jamal menyebutkan batang logam yang dikeluarkan dari dua betis bocah itu memiliki ukuran dan jenis berbeda. Total, ada 24 batang logam berbentuk paku, satu potongan jarum suntik, dan sebatang aluminium. "Panjangnya 3 hingga 5 centimeter," ujar Jamal.
Menurut Jamal, kasus jenis ini baru pertama kali ditangani RSUD Parepare. Makanya ia tidak berani menyimpulkan penyakit apa yang diderita Safirah. Ia juga mengakui ini kasus aneh yang belum dapat dijelaskan secara medis.
"Tapi ini fakta dan tidak kami bantah. Saya pribadi menganggap ini aneh. Kalau ini disengaja, juga tidak mungkin," kata dia.
Untuk penelitian lebih lanjut, logam yang diangkat dari betis Safirah akan dikirim ke Makassar. Logam-logam tersebut akan diteliti di bagian patologi RS Wahidin Sudirohusodo, Makassar.(vivanews.com)
ReadMore..

Jumat, 22 November 2013

Paku penyaliban Yesus ditemukan

Paku sepanjang empat inci itu dianggap
salah satu dari ribuan yang digunakan
untuk penyaliban oleh kekaisaran
Romawi.
Arkeolog percaya paku itu berasal dari
abad pertama atau kedua Masehi. Paku itu ditemukan terakhir musim
panas di dalam kotak hias di sebuah
benteng di pulau kecil Ilheu de Pontinha,
lepas pantai Madeira.
Pontinha dianggap dikuasai oleh para
Knights Templar, ordo religius yang merupakan bagian dari kekuatan
Kristen yang menduduki Yerusalem
selama Perang Salib di abad ke-12.
Arkeolog Bryn Walters mengatakan
paku besi itu dalam kondisi luar biasa
dan diasumsikan ditangani secara hati- hati, seolah-olah itu adalah sebuah
peninggalan.
"Ini berasal dari abad pertama hingga
kedua," katanya kepada Daily Mirror.
Sementara orang akan mengharapkan
permukaannya kasar tapi permukaan paku itu terasa halus.
Hal itu menunjukkan bahwa banyak
orang telah memegang benda itu
selama berabad-abad, dengan asam di
tangan memberinya permukaan yang
aneh. Paku itu ditemukan bersama dengan
tiga kerangka dan tiga pedang. Salah
satu pedang memiliki salib Knight
Templar tertera di atasnya.
ReadMore..